Cerita Singkat Munculnya Waktu dari Kalender Hijriyah, Ini Penjelasannya

Kalender Hijriah

Cerita Singkat Munculnya Waktu dari Kalender Hijriyah, Ini Penjelasannya

Cerita Singkat Munculnya Waktu dari Kalender Hijriyah, Ini Penjelasannya 996 498 Januar

Sekarang ini kita mengenal tanggal, bulan, dan tahun dari sebuah kalender. Kalau kita biasanya mengambil waktu penanggalan dari kalender Masehi, ada juga kalender Hijriah yang dibuat untuk umat-umat Muslim. Ada beberapa faktor yang membedakannya dari kalender Masehi, entah itu dari di mulainya hari dan tanggalnya. Agar kamu lebih jelasnya, simak terus cerita singkat munculnya waktu dari kalender Hijriyah di bawah ini.

Sejarah Di mulainya Tanggal dan Hari Kalender Hijriah

Seperti yang tadi sudah sempat dikatakan kalau awal hari dan tanggal di kalender Masehi berbeda dari kalender Hijriah. Di kalender Masehi, hari dan tanggalnya akan dimulai yang baru pada jam 00.00 di waktu daerah masing-masing. Sedangkan di kalender Hijriah, hari dan tanggal akan masuk berganti yang baru tepat di saat matahari terbenam atau maghrib di daerah setempatnya itu.

Baca juga : Apa Saja Isi Dalam Masjid Termasuk Jam Digital Sholat? Simak Di sini Dulu

Dari penentuan waktu itu, sebenarnya sudah ditetapkan dari sejak lama atau setelah 6 tahunnya Nabi Muhammad Saw wafat. Tapi, sebelum itu sudah ada kalender yang mendasari dari kalender Hijriah, tepatnya sejak masa Pra Islam.

Kalender Pra-Islam di Arab

Sebelum Islam masuk ke Arab, waktu penanggalannya masih memakai sistem campuran, yaitu dari Bulan atau komariyah dan Matahari atau syamsiyah. Peredaran bulan yang dipakai, sedangkan buat menyesuaikan dengan musimnya, diperlukan penambahan jumlah hari atau biasa disebut sebagai interkalasi.

Di masa ini, orang-orang belum sama sekali tahu penomoran tahunnya. Buat membedakannya dengan tahun-tahun sebelumnya, mereka hanya menggunakan nama peristiwa tertentu dan yang penting di saat itu. Contohnya nama Tahun Gajah diberikan di masa Nabi Muhammad Saw dilahirkan.

Nama itu juga sudah disesuaikan dengan peristiwa penyerbuan pasukan gajah yang dikepalai oleh Gubernur Yaman, Abrahah ke Mekkah.

Revisi

Setelah mulai masuk zaman Nabi Muhammad Saw, cara penanggalan Pra-Islam sudah mulai banyak dipakai. Di tahun ke 9 setelah masa tahun Hijrah, dikeluarkanlah ayat 36 sampai 37 dari Surat At-Taubah yang isinya tidak boleh lagi menambahkan hari atau interkalasi di setiap sistem penanggalan.

Penentuan Tahun Pertama di Kalender Islam

Setelah Nabi Muhammad Saw meninggal, dari berbagai kalangan banyak yang mengusulkan kapan dimulainya tahun pertama atau Tahun 1 di kalender Islam. Beberapa orang ada yang memberikan usulan kalau tahun pertamanya bertepatan pada tahun kelahiran Muhammad Saw. Tapi ada juga yang mengusulkan kalau patokannya lebih baik di tahun Muhammad Saw meninggal.

Baca juga : Rutin Salat Tanpa Tunda-tunda Terapkan Tips Ini

Setelah terjadi perdebatan yang cukup panjang, di tahun 638 M, seorang khalifah, Umar bin Khatab memberikan patokan kalau tahun pertama Islam adalah di tahun pertama kalinya Muhammad Saw pindah dari kota Mekkah ke kota Madinah.

Penentuan ini sudah dipikirkan secara alot, setelah semua bulan-bulan yang sudah pernah ditambahkan dihilangkan, yaitu di periode 9 tahun. Jadi, bisa saja dikatakan kalau 1 Muharram pada tahun 1 Hijriah dimulai pada tanggal 16 Juli 622.

Itulah cerita singkat munculnya waktu dari kalender Hijriyah. Semakin kamu mengenal sejarahnya, tentu saja pengetahuanmu tentang Islam semakin luas

WhatsApp WhatsApp Kami