Hadist Tentang Kasih Sayang

Hadist Tentang Kasih Sayang

Hadist Tentang Kasih Sayang 683 1024 Januar

“Bismillahirrahmanirrahim”

“Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”. Dengan kalimat tersebut, bisa terlihat dengan jelas bahwa Allah SWT merupakan Dzat yang Maha Menyayangi dan Mengasihi hamba-Nya. Maka dari itu pada kali ini kita akan membahas mengenai hadist kasih sayang dan melihat Islam merupakan agama yang mengajarkan umatnya untuk selalu menerapkan rasa kasih sayang. Menghimpun dari berbagai sumber, berikut ini sejumlah hadist kasih sayang dari Rasulullah.

Islam sebagai agama yang penuh dengan kasih sayang tercermin dalam setiap ajaran yang diberikan kepada para umatnya. Seperti sebuah hadist yang dimana Rasulullah SAW bersabda:  “Orang-orang yang saling berkasih sayang akan disayang oleh Dzat yang maha penyayang. Maka sayangilah penduduk bumi maka Allah yang berada di atas langit akan menyayangi kalian.” (HR. Abu Dawud, No. 4941). Sementara bagi mereka para umat yang tidak memiliki rasa kasih sayang senantiasa adalah orang yang akan celaka, Rasulullah SAW bersabda: “Tidaklah kasih sayang itu dicabut kecuali dari orang yang sengsara.” (HR. Abu Dawud, No. 4942). Perumpamaan Rasulullah SAW Rasulullah SAW memberikan perumpamaan bagi kaum muslimin dalam sabdanya:   “Perumpamaan sesama kaum mukminin dalam menjaga hubungan, kasih sayang dan kebersamaan seperti satu tubuh, jika satu anggota merasakan sakit, maka akan membuat seluruh tubuhnya terjaga dan merasakan demam” (HR. Muslim, No. 2586). Bahkan Islam tetap menerapkan kasih sayang kepada hewan dan sekalipun dalam peperangan. Rasulullah SAW bersabda” “Sesungguhnya Allah telah mewajibkan untuk berbuat baik dalam segala perihal, maka jika kalian membunuh maka perbaguslah caranya (jangan sampai menyiksa), dan apabila kalian menyembelih, maka perbaguslah caranya. Hendaklah kalian tajamkan dahulu pisaunya dan nyamankanlah sembelihan tersebut.” (HR. Muslim, No. 1955).

Hadist kasih sayang Allah SWT  kepada umatnya

Pasti kamu pernah mendengar sebuah pribahasa yang menyebutkan bahwa “kasih ibu sepanjang masa, kasih anak sepanjang galah” kan? Pribahasa tersebut menggambarkan kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Seorang ibu secara fitrah tidak akan tega melihat anaknya ada dalam keadaan sengsara atau susah bahkan merasakan sedih. Rasulullah menggunakan gambaran tersebut ketika menggambarkan kasih sayang Allah SWT kepada umatnya.  Apabila kasih sayang ibu kepada anak sudah sebesar itu, maka perlu kamu ketahui bahwa kasih sayang Allah SWT berkali-kali lipat lebih besar dari itu. Dalam sebuah hadist diceritakan ada seorang wanita yang menjadi tawanan perang dan sedang mencari-cari sang anak. Bahkan setiap kali dirinya melihat seorang bayi maka dia akan langsung menggendong dan menyusuinya saking sudah kebingungannya.  Berdasarkan kisah tersebut Rasulullah SAW bersabda kepada para sahabat: “Apakah menurut kalian wanita ini akan tega melemparkan anaknya ke dalam api? Para sahabat pun menjawab: Demi Allah dia tidak akan sanggup melemparkan anaknya ke dalam api. Lantas Rasulullah SAW pun bersabda: Sungguh kasih sayang Allah kepada hamba-Nya jauh lebih besar daripada kasih sayang wanita ini kepada anaknya” (HR. Muslim, No. 2754). Allah SWT sangat menyayangi hamba-Nya, bahkan meskipun umat tersebut membangkan kepada-Nya selama hidup. Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa hamba-Nya yang bertaubat dengan tulus sebelum dirinya wafat. Rasulullah SAW bersabda: “Ketika Allah SWT telah selesai menciptakan makhluk, Allah menulis di atas arsy Nya: sungguh kasih sayang-Ku mengalahkan kemurkaanKu.” (HR. Bukhari, No. 7453).

Hadist kasih sayang Rasulullah SAW

Rasulullah SAW merupakan Nabi terakhir yang juga sebagai penghulu seluruh umat manusia. Akhlak yang dimiliki oleh Rasulullah SAW sangatlah terpuji bahkan akhlaknya adalah mukjizat yang menandakan kenabiannya.  Rasulullah SAW adalah nabi yang sangat mencintai dan menyayangi umatnya, jika ada yang memberatkan atau menyulitkan bagi umatnya maka beliau akan bersedih dan akan memberikan segala kebaikan kepada umatnya.  Kasih sayang Rasulullah SAW salah satunya diceritakan dalam hadist yang dikabarkan oleh Abu Hurairah, yang berisi: ”Ada yang berkata kepada Rasulullah SAW: ya Rasulullah doakanlah kecelakaan untuk orang-orang musyrik. Lantas beliau pun menjawab: Sungguh diriku tidak diutus untuk melaknat, tapi aku diutus untuk membawa kasih sayang.” (HR. Muslim, No. 2599). Bentuk kasih sayang Rasulullah SAW kepada umatnya yakni antara lain saat beliau mengimbau para imam sholat untuk meringankan bacaan agar tidak memberatkan makmum. Jika ada seorang imam yang memanjangkan sholat dan memberatkan ma’mum Rasulullah SAW bisa marah. Rasulullah SAW bersabda: ”Wahai sekalian manusia, sesungguhnya diantara kalian ada yang membuat manusia lari dari dakwah ini. Jika ada diantara kalian yang menjadi imam hendaklah dia mempersingkatnya. Karena dibelakangnya ada orang tua, orang yang lemah dan orang yang punya urusan.” (HR. Muslim, No. 466). Rasulullah SAW juga bersabda:  “Siapa yang tidak berkasih sayang, dia pun tidak akan mendapatkan kasih sayang”. (HR. Abu Dawud, No. 5218). Bahan dalam sebuah hadist disebutkan bahwa Rasulullah SAW selalu mendiakan ampunan untuk umatnya dan tidak akan pernah lupa.  “Demi Allah, itu adalah doa yang selalu aku panjatkan untuk umatku di saat sholat.” (HR. Ibnu Hibban, No. 7111). besarnya kasih sayang Rasulullah SAW kepada umatnya terlihat dalam sabdanya yang berbunyi: “Setiap nabi itu ada kesempatan satu kali untuk memanjatkan doa yang pasti akan dikabulkan. Dan semua nabi sudah menggunakan kesempatan itu di dunia, sedangkan aku menyimpan doaku berupa syafaat untuk umatku nanti pada hari kiamat. Dan syafaat tersebut insya Allah akan menyelamatkan umatku yang tidak berbuat syirik kepada Allah.” (HR. Muslim, No. 199). Itulah kumpulan hadist kasih sayang yang bisa kamu ketahui dan dijadikan landasan dalam menjalani hidup dengan penuh kasih sayang kepada sesama bahkan apapun dan dimanapun. Semoga tulisan tentang hadist kasih sayang ini bermanfaat bagi kamu yang membacanya.

WhatsApp WhatsApp Kami